kadang rasanya aneh melihat orang - orang yang menikmati hal yang mereka anggap negatif. dalam benak kita pasti tak habis pikir untuk selalu bertanya "kenapa ya dia begitu?", dan pada akhirnya kita menilai orang tersebut buruk karena sikapnya terhadap sesuatu yang negatif. apakah dengan begitu kita jadi benar? mungkin, mungkin juga tidak. yang jelas, baik buruk, salah benar, layak tak layak, sopan tidak, itu layaknya dua sisi koin yang saling bertolak belakang, namun tidak dapat dipisahkan.
lucu rasanya kalau kita mengganggap yang benar itu pasti baik dan sebaliknya. rasanya hidup jadi dianggap sederhana. apa kalian merasa hidup itu sederhana? hanya hidup dan kemudian mati? rasanya untuk orang - orang yang mengganggap hidup itu sederhana mereka lupa akan perasaan yang tidak mau dilibatkan pun, akan terlibat dengan sendirinya dan pada akhirnya menyulitkan diri kita sendiri. kalau hidup dianggap sederhana, hidup sebagai binatang pun sederhana. mencari makan, berkembang biak, lalu mati. rasanya tidak cocok bagi kita manusia kalau hidup itu dianggap sederhana. toh juga sebenarnya kita tidak ditakdirkan untuk hidup di dunia kalau nabi adam dan hawa tidak melanggar perintah tuhan (bagi yang mempercayainya).
intinya, kita tidak perlu menampikkan adanya suatu perbedaan terhadap sesuatu, walaupun jelas - jelas apa yang berbeda itu negatif. mau kita musnahkan sekalipun, suatu hal yang kita anggap negatif akan terus ada sampai menjadi suatu sejarah yang diketahui. tidak menutup kemungkinan juga hal yang sudah jadi sejarah akan terulang lagi. selamanya kita takkan bisa menyamakan sisi koin yang berbeda, karena kedua sisi koin akan selalu bertolak belakang. kita harus sadar bahwa perbedaan itu nyata dan ada. suatu hal harus di kompromikan, tidak hanya perlu ditolak. namun bukan berarti kompromi itu menyerah ya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar